Sifat Jannah dan Para Penghuninya (5) Tammat
Sifat Jannah dan Para Penghuninya (5) Tammat
for everyone
Category: Other
(14) Kenikmatan Para Penghuninya Adalah Abadi
Allah berfirman :
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman”. (QS. An Nisaa' 4 : 57).
Dari Abu Hurairah ra. diriwayatkan bahwa dia berkata : “Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya Allah berfirman kepada Ahli Jannah : “Wahai para penghuni Jannah.” Mereka menjawab : “Baik, ya Rabbana, kami menyambut panggilan-Mu, segala kebaikan ada di tangan-Mu.” Allah bertanya : “Apakah kalian sudah senang?” Mereka menjawab : “Bagaimana kami tidak senang Engkau telah memberikan kepada kami apa-apa yang tidak pernah Engkau berikan kepada siapapun juga dari kalangan makhluk-Mu?” Allah bertanya lagi : “Maukah kalian Ku-berikan yang lebih utama dari semua ini?” Mereka balik bertanya : “Apa itu yang lebih utama dari semua ini, wahai Rabbana?” Allah berfirman : “Aku anugerahkan kepada kalian keridhaan-Ku, sehingga Aku tidak akan murka kepada kalian selama-lamanya.”
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Lihat Fathul Bari XVI : 212 dan Shahih Muslim 2176).
Dari Abu Said Al-Khudri dan Abu Hurairah – Radhiyallahu ‘Anhuma - diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda : “Pada hari kiamat nanti akan datang panggilan : “Sesungguhnya kalian akan terus sehat dan tidak pernah sakit. Kalian akan tetap hidup dan tidak pernah mati selamanya. Kalian akan tetap muda dan tidak pernah tua lagi selamanya. Kalian akan tetap senang dan tidak akan pernah sengsara lagi selamanya.” Itulah arti firman Allah : ”ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan." (QS. Al A'raaf 7 : 49).
(Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya : 2182).
Dari Abu Hurairah ra. diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda : Barangsiapa yang masuk Jannah, ia akan senang dan tidak akan sengsara. Pakaiannya tidak akan rusak dan kemudaannya tidak akan pudar.”
(Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya : 2181).
Dari Zaid bin Arqam ra. diriwayatkan bahwa dia berkata : “Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya seorang lelaki penghuni Jannah diberi kekuatan seratus orang lelaki dalam makan, minum, berhubungan seks dan dalam syahwatnya.“ Ada seorang lelaki Yahudi berkata : “Kalau ia makan dan minum, pasti ia buang hajat.” Rasulullah menanggapi : “Dari kulitnya akan keluar keringat, dan tiba-tiba perutnya telah kosong. “
(Diriwayatkan oleh Ad-Darimi dalam As-Sunan II- 334 dan dishahihkan oleh Al-Albani. Lihat Al-Misykaat III : 90).
(15) Kemuliaan Jannah Yang Paling Besar
Allah berfirman :
“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.” (QS. Al Qiyaamah 75 : 22-23).
Dari Shuhaib bin Sinan Ar-Rumi ra. diriwayatkan bahwa dia berkata : „Rasulullah saw bersabda : „Apabila Ahli Jannah telah masuk Jannah, Allah Tabaraka Wa Ta’ala berfirman : “Apakah menginginkan tambahan?” Mereka menjawab : “Bukankah Engkau telah menjadikan wajah kami sudah menjadi putih cerah?” Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke Jannah dan menyelamatkan kami dari Naar?” Rasulullah bersabda : “Maka Dia menyingkapkan hijab. Tidak ada sesuatu yang diberikan kepada mereka yang lebih mereka sukai daripada melihat wajah Rabb-nya Azza wa Jalla. ”
(Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya. Dalam riwayat lain ditambahkan : “Kemudian beliau membaca ayat berikut : “Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya”. (QS. Yunus 10 : 26).
Ket : Yang dimaksud dengan tambahannya ialah kenikmatan melihat Allah.
***
Dikutip dari :
Judul Asli : “Ahwaalul Qiyaamah”, Abdul Malik Ali Al-Kulaib, Maktabah Al-Ma`arif, Ar-Riyaadh.
Edisi Indonesia, “Huru-Hara di Hari Kiamat”, diterjemahkan oleh Abu Fuzhail, Penerbit At-Tibyan - Solo, Oktober 2001.
for everyone
Category: Other
(14) Kenikmatan Para Penghuninya Adalah Abadi
Allah berfirman :
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman”. (QS. An Nisaa' 4 : 57).
Dari Abu Hurairah ra. diriwayatkan bahwa dia berkata : “Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya Allah berfirman kepada Ahli Jannah : “Wahai para penghuni Jannah.” Mereka menjawab : “Baik, ya Rabbana, kami menyambut panggilan-Mu, segala kebaikan ada di tangan-Mu.” Allah bertanya : “Apakah kalian sudah senang?” Mereka menjawab : “Bagaimana kami tidak senang Engkau telah memberikan kepada kami apa-apa yang tidak pernah Engkau berikan kepada siapapun juga dari kalangan makhluk-Mu?” Allah bertanya lagi : “Maukah kalian Ku-berikan yang lebih utama dari semua ini?” Mereka balik bertanya : “Apa itu yang lebih utama dari semua ini, wahai Rabbana?” Allah berfirman : “Aku anugerahkan kepada kalian keridhaan-Ku, sehingga Aku tidak akan murka kepada kalian selama-lamanya.”
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Lihat Fathul Bari XVI : 212 dan Shahih Muslim 2176).
Dari Abu Said Al-Khudri dan Abu Hurairah – Radhiyallahu ‘Anhuma - diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda : “Pada hari kiamat nanti akan datang panggilan : “Sesungguhnya kalian akan terus sehat dan tidak pernah sakit. Kalian akan tetap hidup dan tidak pernah mati selamanya. Kalian akan tetap muda dan tidak pernah tua lagi selamanya. Kalian akan tetap senang dan tidak akan pernah sengsara lagi selamanya.” Itulah arti firman Allah : ”ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan." (QS. Al A'raaf 7 : 49).
(Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya : 2182).
Dari Abu Hurairah ra. diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda : Barangsiapa yang masuk Jannah, ia akan senang dan tidak akan sengsara. Pakaiannya tidak akan rusak dan kemudaannya tidak akan pudar.”
(Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya : 2181).
Dari Zaid bin Arqam ra. diriwayatkan bahwa dia berkata : “Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya seorang lelaki penghuni Jannah diberi kekuatan seratus orang lelaki dalam makan, minum, berhubungan seks dan dalam syahwatnya.“ Ada seorang lelaki Yahudi berkata : “Kalau ia makan dan minum, pasti ia buang hajat.” Rasulullah menanggapi : “Dari kulitnya akan keluar keringat, dan tiba-tiba perutnya telah kosong. “
(Diriwayatkan oleh Ad-Darimi dalam As-Sunan II- 334 dan dishahihkan oleh Al-Albani. Lihat Al-Misykaat III : 90).
(15) Kemuliaan Jannah Yang Paling Besar
Allah berfirman :
“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.” (QS. Al Qiyaamah 75 : 22-23).
Dari Shuhaib bin Sinan Ar-Rumi ra. diriwayatkan bahwa dia berkata : „Rasulullah saw bersabda : „Apabila Ahli Jannah telah masuk Jannah, Allah Tabaraka Wa Ta’ala berfirman : “Apakah menginginkan tambahan?” Mereka menjawab : “Bukankah Engkau telah menjadikan wajah kami sudah menjadi putih cerah?” Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke Jannah dan menyelamatkan kami dari Naar?” Rasulullah bersabda : “Maka Dia menyingkapkan hijab. Tidak ada sesuatu yang diberikan kepada mereka yang lebih mereka sukai daripada melihat wajah Rabb-nya Azza wa Jalla. ”
(Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya. Dalam riwayat lain ditambahkan : “Kemudian beliau membaca ayat berikut : “Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya”. (QS. Yunus 10 : 26).
Ket : Yang dimaksud dengan tambahannya ialah kenikmatan melihat Allah.
***
Dikutip dari :
Judul Asli : “Ahwaalul Qiyaamah”, Abdul Malik Ali Al-Kulaib, Maktabah Al-Ma`arif, Ar-Riyaadh.
Edisi Indonesia, “Huru-Hara di Hari Kiamat”, diterjemahkan oleh Abu Fuzhail, Penerbit At-Tibyan - Solo, Oktober 2001.